TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bundaran Tugu Gunung Perak yang terletak di Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur akan dilengkapi dengan ornamen Wurung Jue yang terbuat dari bahan perunggu.

Wurung Jue atau burung jue adalah sejenis burung yang mirip dengan burung merak dan melambangkan kecantikan dan kesetiaan. Dalam prosesi perkawinan adat masyarakat Dayak Maanyan, tradisi Wurung Jue kerab ditampilkan sebagai simbol perburuan bidadari cantik.

Kepala Dinas PUPR Perkim Barito Timur Yumail J Paladuk menerangkan, untuk lanjutan pembangunan tahap dua Bundaran Tugu Gunung Perak tersebut Pemkab Barito Timur menganggarkan sebesar Rp1,7 miliar.

"Jadi nanti ada empat Wurung Jue kita pasang. Ini yang paling besar nilai pekerjaannya karena satu Wurung Jue dari perunggu itu harganya lebih dari Rp200 juta," ungkapnya di Tamiang Layang, Jumat, 2 September 2022.

Yumail menambahkan, ornamen Wurung Jue setinggi 3 meter tersebut saat ini sedang dikerjakan oleh pengrajin di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Pengiriman ornamen itu akan dilakukan bersamaan dengan ornamen Wurung Jue untuk Taman Nansarunai.

--page

"Nanti dikirim pakai kontainer sekaligus pengrajinnya ke sini untuk merakit atau memasang ornamen itu," jelas Yumail.

Dengan anggaran sebesar itu, lanjut dia, selain ornamen Wurung Jue juga terdapat pekerjaan lain yaitu penimbunan, pemasangan paving block serta pemasangan lampu bundaran.

Pada papan proyek yang dipasang di lokasi disebutkan bahwa proyek tersebut dilaksanakan oleh CV winn Terus Selamanya dengan masa kerja 120 hari kalender yang dimulai tanggal 22 Juli 2022. (BOLE MALO/B-5)