PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Inflasi di Kota Palangka Raya, Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah cenderung stabil hingga 2 September 2022. Melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis atau PIHPS, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah merilis tren rerata bulanan inflasi mencapai -2,51 persen. Bahkan, empat komoditas yang biasanya menyumbang inflasi mengalami penurunan harga.

"Empat komoditas utama yang dipantau PIHPS mengalami penurunan harga, yaitu bawang merah, minyak goreng, cabai rawit, dan daging ayam ras," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yura Djalins pada Sabtu, 3 September 2022.

Berdasarkan pemantauan, lanjut Yura, penurunan harga dipengaruhi oleh penyesuaian harga oleh pemasok atau distributor lokal dan banyaknya ketersediaan barang di pasaran.

"Dengan demikian Indeks Komposit Komoditas atau IKK PIHPS secara harian kembali bergerak turun -0,89 persen, dengan tren rerata bulanan inflasi -2,51 persen," jelas Yura lagi.

Penurunan harga bawang merah ini dijelaskan Yura, dari harga Rp46.250 menjadi Rp33.500. Sementara cabai rawit dari harga Rp70.750 ke harga Rp63.750 per Kilogram.

Kemudian minyak goreng dari harga Rp25.550 menjadi Rp22.050 dan daging ayam ras dari harga Rp38.350 menjadi harga Rp37.000.

--page

Sementara enam komoditas pantauan lainnya menurut Yura berada pada harga yang stabil dan tidak mengalami perubahan harga yakni cabai merah, telur ayam ras, daging sapi, gula pasir, beras, dan bawang putih. (TESTI PRISCILLA/B-5)