BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng dari Komisi IV, Maruadi meminta kepada pemda baik provinsi, kabupaten dan kota di Kalteng supaya dapat aktif berkoordinasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT).
Maruadi mengatakan, adapun tujuannya yakni agar berbagai program Kemendes-PDTT dapat menyasar ke Kalteng terutama untuk meningkatkan pembangunan di kawasan pedesaan khususnya yang tertinggal di provinsi ini. Sehingga, akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat yang ada di pedesaan.
"Berdasarkan analisa kami selama ini masih belum ada program pembangunan dari Kemendes-PDTT yang masuk Kalteng. Jadi, kami harap program dari Kemendes-PDTT setidaknya tahun 2023 mendatang bisa menyasar ke Kalteng. Nah, disinilah pentingnya koordinasi itu supaya nanti daerah ini juga kebagian program tersebut," kata Maruadi, Sabtu, 3 September 2022.
Maruadi menjelaskan, di Kalteng sendiri hingga saat ini masih banyak wilayah pedesaan yang tertogolong tertinggal dan sulit dijangkau. Oleh karena itu, sangat diharapkan wilayah tersebut bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat melalui Kemendes-PDTT.
Diungkapkan Maruadi, dalam upaya itu juga pihaknya belum lama ini telah mengunjungi Kemendes-PDTT guna membahas berbagai hal termasuk program kementerian tersebut supaya dapat diusahakan Kalteng juga kebagian. Dan diharapkan dari hasil kunjungan itu nantinya provinsi ini bisa lebih banyak mendapatkan program pembangunan dari Kemendes-PDTT.
--page
"Namun upaya yang kami lakukan juga harus dapat didukung oleh pemda melalui dinas terkait, supaya juga turut aktif berkoordinasi dengan Kemendes-PDTT. Sehingga Kalteng bisa mendapat program pembangunan wilayah pedesaan lebih banyak lagi," ujar Maruadi.
Maruadi menyebut, saat ini juga setiap provinsi yang ada di Indonesia berlomba-lomba mengusulkan berbagai program pembangunan wilayah pedesaan ke Kemendes-PDTT, dengan harapan desa-desa di masing-masing daerahnya bisa maju dan berkembang.
"Maka dari itu upaya tersebut harus dapat di ikuti oleh pemda baik provinsi, kabupaten dan kota di Kalteng ini. Apabila kita tidak aktif dalam mengupayakan hal itu maka mustahil daerah ini bisa mendapat program pembangunan desa. Jadi, agar bisa diperhatikan koordinasi perlu ditingkatkan lagi," demikian Maruadi. (DONNY D/B-5)









