PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai upaya mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi dari bencana kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, pihak Kelurahan Petuk Ketimpun sudah siapkan enam sumur bor di enam titik rawan karhutla.

"Kelurahan Petuk Ketimpun sudah bentuk tim pengendalian kebakaran. Selain itu, untuk peralatan sudah dimiliki dan siap digunakan saat terjadi kebakaran hutan dan lahan," ucap Ketua LKK Kelurahan Petuk Ketimpun, Sukiran, Sabtu, 3 September 2022.

Dia menyebut, pemetaan lokasi rawan sangat mudah meskipun hampir 50 persen wilayah masih semak belukar dan lahan kosong. Dibilang mudah karena wilayah kelurahan tersebut tidak terlalu besar.  

"Kita juga sudah lakukan pemetaan lokasi-lokasi rawan kebakaran. Ada enam titik sumur bor yang siap beroperasi di Kelurahan Petuk Ketimpun. Selain itu juga akses dan sarana sudah siap digunakan baik jalan menuju sumur bor dan juga fungsi dari sumur bor," beber Sukiran.

Pihaknya juga tidak hentinya memberikan arahan dan imbauan kepada masyarakat sekitar, agar tidak membakar hutan atau lahan. Sebab, wilayah tersebut masih banyak hutan gambut.

--page

"Sosialisasi sudah kita lakukan, karena anggota pencegahan kebakaran yang ada dari masing-masing RT/RW, sehingga lebih mudah melakukan sosialisasinya. Selain menjadi petugas pencegahan Karhutla, mereka juga sekalian menyosialisasikan aturan dan larangan membakar lahan," pungkasnya. (AGUS/B-7)