PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - CEO PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS, Nasarudin Bin Nasir menyatakan bahwa secara keseluruhan kinerja paruh pertama perseroan tahun ini sudah sangat baik.

"Selanjutnya untuk paruh kedua tahun berjalan kami sangat optimis kinerja akan lebih meningkat," kata Nasarudin dalam rilisnya kepada Borneonews pada Sabtu, 3 September 2022.

Walaupun harga CPO masih akan fluktuatif, lanjutnya, tetapi dari segi produksi dan penjualan Perseroan akan mengusahakan yang terbaik.

"Perkebunan SSMS memiliki tanaman dengan rata-rata usia 13 tahun, ini merupakan usia tergolong muda dari usia pohon kelapa sawit perkebunan lainnya yakni 16-18 tahun," jelasnya. 

Perseroan memandang bahwa masih akan terus mencatat pertumbuhan produksi yang kuat ke depannya, didorong oleh tanaman yang sangat prima dan hasil TBS dengan kualitas terbaik.

--page

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS di semester pertama tahun 2022 membukukan laba bersih senilai Rp1,02 triliun, angka tersebut melonjak 45,86 persen dari enam bulan pertama tahun 2021 yang hanya Rp700 miliar.

Merujuk data laporan keuangan emiten sawit ini yang dimuat pada laman BEI, Selasa, 30 Agustus 2022 tertulis pendapatan per 30 Juni 2022 senilai Rp3,351 triliun naik 43,34 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,338 triliun.

Salah satu faktor kenaikan laba ditopang oleh kenaikan harga komoditas, ditunjang juga produksi yang meningkat, selain itu penjualan Perseroan juga turut mendukung dengan meningkat sebanyak 43% yang senilai Rp3,35 triliun dibanding Rp2,33 triliun di 2021. Beban pokok pendapatan yang hanya naik tipis 6,37 persen menjadi Rp1,408 triliun dari sebelumnya Rp1,324 triliun. (TESTI PRISCILLA/B-7)