BambangWicaksono (61) warga Rt.020-RW.006 Desa Sungai Rangit Jaya Kecamatan PangkalanLada, Kabupaten Kotawaringin Barat mengancam akan memberi ekor babi hutan kepada Bupati Kudus, Jawa TengahMusthofa, karena telahmelecehkan nama “Wali”.
”Saya bangun tidur tadi pagi terkejut, membaca beritadi salah satukoran dengan judul Bupati Kudus : Pangeran Siap Dukung Willy-Wahyudi. Pernyataan Bupati Kudus itu sudahmelecehkan dan menghianati ajaran Wali di Demak . Pokonya saya pribdi tidak terimaBupati Kudus yang datang dari Kota Wali di Demak, jauh-jauh hanya untuk melakukankampanye terselubung.
“Sekarang Bupati Kudusnya dimana Pak, masih di Pangkalan Bunkah? Ini mau sayakasih ekor Babi hutan”,tegas Bambang kepada BorneoneswKamis (23/1/2016).
Rakyat di Kabupaten Kudus yang terkenal Demak KotaWali, aku BambangWicaksono,tidak bakalan tahu kalau Bupatinya datang ke Kabupaten Kobar, menemuisekelompok warga Jawa,hanya untuk menyuruh memilih salah satu Paslon.
”Itu tidak benar! Yang benar siapapun tamunya dari Jawa, dari Sumatra, silahkan berkunjung ke KabupatenKobar, tapi tidakmembawa misi politik. Kalau BupatiKudus justru datang ke Kobar membawa misi politik, itu kacauBupati Kudus,” bebernya.
Menurut Bambang Wicaksono, “Saya nekadmau memberi ekor Babi hutan kepada Bupati Kudus,sebagai tanda sakit hati saya. ”Lillahita’alla,tidak ada siapapunyang menyuruh atau ada unsur paksaan daripihak manapun, saya bicara begini kepada wartawan. Sekarang Bupatinya ada diPangkalan Bun kah Pak,mau saya datangi member ekor babi hutan. Kenapa harustakut menemui Bupati Kudus, dia juga sama manusia berdarah merah”,ungkapnya.
Ia menjelaskan,ada beberapa orang dari PDI Perjuangansudah membagi-bagikan kartu Bantuan Pendidikan Gratis dan Kartu KaltengSejahtera kepada warga di desanya. ”Termasuk saya juga dapat kartuBantuan Pendidikan Gratis dan Kartu Kalteng Sejahtera, yang pakai logo pemda Kalteng danfoto Willy-Wahyudi. Apa memang sekarang masih boleh kampanyenya Pak, kan sudah tidak boleh tapi kenama-mana kartu-kartu itu bebas diedarkan,” aku Bambang. (MW/*).








