BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mendorong pemprov melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng supaya dapat memperkuat pendampingan terhadap sekolah tingkat menengah atas baik SMA maupun SMK.
Penguatan pendampingan sangat perlu dilakukan dan hal itu diharapkan jumlah SMA atau SMK di provinsi ini yang berpartisipasi dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau jalur undangan bisa semakin meningkat.
"Disdik harus serius dalam melakukan pendampingan, termasuk menyusun perencanaan dan pengalokasian anggaran yang memadai guna mendukung pelaksanaan pendampingan itu. Karena, sejauh ini partisipasi SMA atau SMK masih cukup rendah," ucapnya, Minggu, 4 September 2022.
Diungkapkannya bahwa, dari informasi yang pihaknya terima angka partisipasi sekolah yang mengikuti seleksi PTN melalui jalur undangan, masih berada di bawah 50 persen. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar potensi-potensi masalah, kelalaian atau kegagalan sekolah dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), dapat ditekan semaksimal mungkin.
Dia menyarankan agar sekolah yang berhasil mengirimkan siswa berprestasi ke PTN melalui jalur SNMPTN menjadi percontohan bagi SMA atau SMK lainnya di Kalteng. Terutama tata cara pengisian PDSS yang tepat waktu serta siap dan sigap melakukan penyesuaian apabila terjadi perubahan.
--page
"Kami merekomendasikan adanya sekolah percontohan, yang bisa dijadikam sebagai tempat rujukan guna belajar atau meniru sistem serta tata cara pelaksanaan Pengisian PDSS, yang tepat waktu dan selalu siap melakukan penyesuaian terhadap adanya berbagai perubahan. Sebab, hal itu akan memberikan pengaruh besar dalam partisiapsi SNMPTN," tandasnya. (DONNY D/B-11)









