SEBAGAIMANAdisampaikan Menteri Sosial Koffifah Indar Parawansa, pemulangan kaum eksGafatar menggunakan kapal laut memakan waktu terlalu lama. Karena itu,  agar lebih cepat digunakan pesawat terbang.Jika kemarin mereka diangkut menggunakan pesawat TNI AU, yaitu pesawatHercules, kini ada informasi akan menggunakan pesawat terbang komersial.

 Kurang lebih 438 orang eks Gafatar yangberada ditempat penampungan sementara di Bekangdam XII Tanjungpura, KalimantanBarat, akan dipulangkan ke daerah masing-masing melalui penerbangan di BandaraInternasional Supadio Pontianak dengan menggunakan pesawat komersial.

Sebagaimana diwartakan olehmedia setempat, hari ini Minggu (24/1/16) Pemerintah Provinsi KalimantanBarat menyediakan 4 pesawat untuk tujuan Semarang, Jakarta serta Surabaya. Pemberangkatan dilakukan mulai penerbangansekitar pukul 13.10 wib hingga sampai pukul 21.30 wib malam hari nanti.

“Hari ini sudah termasuk dalam gelombang 3 pemulangan eks Gafatar ke daerahmasing-masing, yang mana pada hari sebelumnya telah dipulangkan denganmenggunakan 9 pesawat dan 1 KRI Teluk Gilimanuk. Untuk hari ini ada 4 pesawattujuan Semarang, Jakarta dan Surabaya yang akan mengevakuasi Eks Gafatar, ”terang Kapendam XII Tanjungpura, Kolonel Inf Mukhlis, sebagaimana dikutip  postkotapontianak.com

Sedangkan pemulangan menggunakan kapal laut,masih akan digunakan KRI Teluk Banten 516 yang akan mengangkut  eks gafatar sebanyak-banyaknya 500 orang. (*)