BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data, Survey Sero Sars-CoV-2 antibodi masyarakat Indonesia saat ini terus meningkat, seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang melakukan vaksinasi. Namun hal itu tidak menjadikan masyarakat aman dari ancaman penularan atau infeksi dari Covid-19.
Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Iris Rengganis mengatakan, saat ini masih terdapat resiko tertular dan menularkan antar manusia.
“Meski antibodi meningkat, namun karena mutasi yang terjadi virus berubah dan risiko tertular pun meningkat,” katanya.
Iris mengatakan sistem imun tubuh tergantung pada yang membentuk sistem imun tubuh, kondisi tubuh dan lingkungan. Sehingga meskipun masyarakat sudah vaksin lengkap dengan booster masih memiliki resiko terinfeksi Covid-19 tetapi gejala yang ditimbulkan ringan.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu 4 September 2022 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 19 kasus.
--page
Penambahan ini di antaranya Kotawaringin Barat lima kasus, Palangka Raya empat kasus, Kotawaringin Timur dua kasus.
Murung Raya dua kasus, serta Kapuas, Gunung Mas, Sukamara, Pulang Pisau, Lamandau, dan Seruyan masing-masing satu kasus. (HERMAWAN DP/B-6)








