SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hujan deras yang melanda hampir seluruh daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur menyebabkan terjadinya musibah banjir di beberapa kecamatan dan dalam Kota Sampit. 

Bahkan, banjir yang terjadi di Jalan Poros KM 12 Parenggean, Kecamatan Parenggean menyebabkan kemacetan dan 3 buah rumah terendam hingga hanya menyisakan atap saja. 

Banjir tersebut terjadi pada Minggu 4 September 2022, dimulai sejak sekitar pukul 08.00 WIB, hingga berangsur surut pada pukul 13.00 WIB. 

"Tiga rumah di daerah tersebut terendam hingga air masuk ke dalam rumah mencapai 1 meter," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Rihel. 

Dirinya menyebutkan, barang berharga di dalam rumah sendiri hanya sedikit yang sempat terselamatkan. Sisanya, ikut terendam oleh banjir yang melanda daerah tersebut. 

Sebelumnya dampak banjir membuat jalan tidak bisa dilintasi kendaraan. Karena arusnya sangat kuat, namun sejak sore hingga malam ini, sudah dapat dilintasi. 

--page

Tetapi dampak dari banjir sebelumnya membuat sebuah truk amblas di jalan tersebut. Sehingga, berdampak terhadap kemacetan. 

"Karena jalan bekas banjir becek, ada truk yang amblas. Sehingga membuat jalan jadi macet dan harus bergantian," terang Rihel. 

Dirinya memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Karena, air cepat surut dan nampaknya hanya melintasi jalan tersebut saja. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)