BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriayani mengatakan karena mendapat informasi dari Rodiansyah (Pejabat Penghubung Koramil) daerah Tewah, air sudah meluap ke jalanan maka dari itu tim TRC melaksanakan pemantauan banjir di daerah rawan banjir di wilayah mendawai ujung Kelurahan Palangka.
"Ketinggian air masih dalam batas normal yaitu ketinggian air sekitar 2 meter baru mencapai bibir jalan, dan diperkirakan pula air kiriman dari Daerah Tewah ke Palangka Raya kemungkinan 3 sampai 4 hari dari sekarang baru sampai di Palangka Raya," ucapnya, Senin 5 September 2022.
Emi melanjutkan saat ini intensitas curah hujan masih cukup deras di daerah Tewah. Maka dari itu kewaspadaan wajib ditingkatkan untuk mengantisipasi banjir dadakan.
"Kita akan terus melakukan patroli pemantauan, dimana saat ini juga intensitas hujan masih cukup tinggi di wilayah Palangka Raya sendiri," terangnya.
Emi mengimbau masyarakat di wilayah pinggiran Sungai Kahayan untuk waspada kemungkinan air kiriman, terutama masyarakat Mendawai yang menjadi langganan banjir setiap tahun.
--page
"Masyarakat harus tetap siaga, karena kemungkinan debit air akan terus meningkat, mengingat curah hujan masih tinggi belakangan ini," pungkasnya.
Saat di tanya posko penanggulangan, dirinya mengatakan masih menunggu arahan dari pimpinan dan melihat kondisi air itu dalam 3 atau 4 hari ke depan. (AGUS/B-11)









