KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas Champili mengatakan ada ribuan jiwa di Kecamatan Tewah yang terdampak banjir. 

"Ada 1.571 KK dan 5.359 jiwa yang terdampak banjir di Kecamatan Tewah. Banjir dipicu karena hujan lebat yang beberapa hari ini mengguyur daerah tersebut," ujarnya Senin 5 September 2022.

Rincian daerah terdampak di Kecamatan Tewah yakni, di Kelurahan Tewah ada 883 KK dan 3.018 jiwa yang terdampak banjir. Kemudian di Desa Tumbang Pajangei ada 32 KK dan 140 jiwa, Desa Sei Riang ada 118 KK dan 418 jiwa yang terdampak banjir. 

Selanjutnya di Desa Tumbang Habaon ada 50 KK dan 150 jiwa yang terdampak banjir, Desa Tanjung Untung ada 118 KK dan 475 jiwa. 

Lalu di Desa Sarerangan tepatnya di RT I, II, III, IV, dan V ada 332 KK dan 1.053 jiwa yang terdampak banjir dan di Desa Teluk Lawah ada 38 KK dan 105 jiwa. 

Champili mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi meluasnya banjir di Kecamatan Tewah seperti pendirian tenda pengungsian, pembuatan dapur umum, dan bantuan sarana prasarana lainnya. 

--page

"Pihak BPBD sudah datang ke Kecamatan Tewah dan kami membawa sarana prasarana yang dibutuhkan seperti satu buah mobil truk dapur umum, satu unit mobil pick up Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) , dua unit mobil, satu set tenda pengungsian, 15 rompi pelampung dan satu perahu karet," tukasnya. 

Selain itu, upaya lain yang dilakukan pihaknya yakni terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan perangkat desa. (RISKA YULYANA/B-6)