PESAWAT Kalstar Aviation tipe embrayer 195 rute Sampit-Semarang gagal terbang di Bandara Haji Asan Sampit, Sabtu (23/1/2016). Penumpang yang sudah naik ke pesawat terpaksa turun.


Informasi yang dihimpun Borneonews, pesawat tersebut gagal terbang karena ada kerusakan bagian belakang. “Memang kemarin (Sabtu, 23/1) ada kerusakan sehingga tidak bisa terbang. Tapi sudah ditangani,” kata Kepala Cabang Kalstar Aviation Sampit, Novallino, yang dihubungi via telepon seluler, Minggu (24/1/2016).


Novallino menjelaskan, berdasarkan pengecekan petugas terhadap kerusakan yang terjadi, perlu dilakukan penggantian alat. “Setelah dicek alatnya itu bisa diganti, sudah dipesan dan dikirim dari Jakarta,” katanya.


Menurutnya, permasalahan tersebut tidak terlalu signifikan, namun demi keselamatan semua penumpang, maka harus diperbaiki dan dilakukan penggantian alat. “Besok masih cancel (hari ini), tetapi penumpang sudah diinfokan semua mereka lewat Pangkalan Bun Kabupaten kotawaringin Barat atau mundur lusa atau refund full,” ujarnya.


Ia memperkirakan, pesawat yang berkapasitas 106 penumpang itu kembali beroperasi pada Selasa (26/1/2016). Saat ini, pesawat buatan Brazil itu masih diperbaiki di Bandara Haji Asan Sampit. (FI/B-2)