SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dua warga yakni perempuan dan laki-laki harus dilarikan ke Puskesmas Cempaga Hulu, karena ditabrak truk tangki CPO, akibat motor yang dikendarai tidak menggunakan lampu depan dan juga belakang. 

Dua orang korban tersebut yakni perempuan pengendara motor yang masih pelajar dan berumur 15 tahun, berboncengan dengan seorang pria bernama Rizky Aditya (35). 

"Keduanya dilarikan ke Puskesmas Cempaga Hulu, karena mengalami luka-luka cukup parah," ujar Sahdan, salah seorang warga, Selasa 6 September 2022.

Pengemudi truk dump KH 8942 AM Herman (36) tidak mengalami luka-luka, hanya saja truk yang dikendarainya masuk ke dalam parit, karena sempat menghindari pengendara motor tersebut. 

Sementara, kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 68, Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim. Kejadian pada Senin 5 September 2022 sekitar pukul 20.00 WIB malam. 

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah Sampit menuju Palangka Raya. Sesampainya di tempat kejadian, tiba-tiba ada sebuah motor yang tidak menggunakan penerangan atau lampu. 

Hal tersebut membuat sopir kaget dan menabrak motor tersebut. Walaupun, dirinya sempat berupaya menghindar hingga truknya masuk ke dalam parit. 

--page

Akibat kecelakaan tersebut, korban perempuan mengalami luka-luka di bagian kepala, bibir, dahi, pipi, tangan dan kaki. Begitu juga pria yang di bonceng alami luka di bagian kepala dan wajah. 

Kecelakaan tersebut sendiri sudah ditangani oleh jajaran Polsek Cempaga Hulu. Dan para korban juga sudah di evakuasi ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)