BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukamara berencana akan menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) bahasa daerah dialek Kotawaringin. Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Oktober 2022.
"Untuk kegiatan ini, rencana paling cepat Bulan Oktober nanti," kata Yunus, 6 September 2022. Festival Tunas Bahasa Ibu digelar dalam rangka motivasi awal kepada para guru dan siswa dalam penggunaan bahasa daerah dialek Kotawaringin yang nantinya akan diterapkan disekolah-sekolah sebagai pelajaran muatan lokal.
"Tujuannya untuk memotivasi para guru dan sisawa, karena kita akan menerapkan bahasa daerah dialek Kotawaringin dipelajaran muatan lokal," ujarnya.
Yunus mengharapkan festival Tunas bahasa ibu yang bakal digelar pada Oktober dapat memberikan pengalaman dan pemahaman kepada generasi muda terkait dengan bahasa daerah yang digunakan sebagai bahasa percakapan sehari-hari.
"Harapan pemerintah tentu saja bahasa daerah tidak hilang penuturnya, karena itu ada revitalisasi bahasa daerah dan kita siap untuk itu," ujarnya.
Dia menambahkan dilaksanakannya tahapan penggunaan bahasa daerah dialek Kotawaringin berkaitan dengan adanya program revitalisasi bahasa daerah yang dilounching oleh Kementerian Pendidikan.
--page
Tahap awal penerapan bahasa daerah dialek Kotawaringin sudah ditetapkan untuk Kabupaten Sukamara, sesuai dengan harapan dari Balai Bahasa Kalimantan Tengah semua daerah sudah mulai mensosilaisasi dan melaksanakan tahapannya. (NORHASANAH/B-11)









