BORNEONEWS, Palangka Raya - Ratusan guru mendatangi Kantor DPRD Kalteng meminta turunkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng.
Guru dari 13 kabupaten 1 kota ini menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Kalteng, Selasa 6 September 2022 sebagai bentuk protes dihilangkannya Tunjangan Kesejahteraan Pegawai sejak Januari 2022.
Dalam aksi tersebut guru masuk ke halaman Kantor DPRD dengan penjagaan ketat pihak kepolisian dan keamanan lainnya. Dalam tuntutan orasinya para guru meminta DPRD mencari solusi untuk pengembalian TPP.
"Kita sudah melakukan berbagai langkah sebelum melakukan aksi ini, namun sampai hari ini belum ada tanggapan dari DPRD bahkan dari dinas pendidikan tidak ada jawaban pasti terkait pengembalian TPP," ucapnya koodinator aksi, Normila, Selasa 6 September 2022.
Mereka meminta DPRD provinsi Mendapatkan solusi atas masalah hilangnya TPP, karena mereka merasa seperti sampah yang tidak diberi kesejahteraan oleh pemerintah provinsi.
"Kita minta turunkan Kadis Pendidikan Provinsi Kalteng, yang selama ini tidak memperjuangkan para guru yang ada di Kalteng. Karena apa bila TPP itu di potong kami masih merasa di hargai namun ini dihilangkan, itu yang membuat kami marah," terangnya.
--page
Sampai diterbitkan berita ini pendemo dari berbagai mahasiswa tersebut blum meninggalkan DPRD Provinsi Kalteng, dan masih menunggu tanggapan para anggota DPRD Provinsi Kalteng.
Para Pendemo berharap apa yang mereka sampaikan bisa direalisasi, karena dengan begitu para guru masih merasa di hargai oleh pemerintah. (AGUS/B-6)









