SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pasar Murah di Taman Kota Sampit yang digelar pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bekerjasama dengan pemerintah provinsi disambut antusias masyarakat Kota Sampit khususnya para ibu-ibu.

Salah satu yang paling diminati adalah minyak goreng. Puluhan dus minyak goreng habis tak bersisa dalam kurun waktu kurang dari satu jam.

Selisih harga yang mencapai Rp. 5 ribu per liternya dari harga pasaran membuat para ibu-ibu rela mengantri sambil berdesakan.

Kewalahan, petugas di lapangan sampai dibantu oleh satpol PP untuk mengatur antrian para pembeli yang membludak di stand yang menjual minyak goreng tersebut.

Ana, seorang pembeli tidak mau melewatkan kesempatan tersebut. Menurutnya, selisih harga yang ia dapat dipasar murah lumayan, bisa disisipkan untuk jajan anak.

"Lumayan kan minyak goreng kemasan biasanya paling murah Rp.15 ribu sedangkan di pasar murah ini cuma Rp. 10 ribu aja, selisihnya bisa buat belanja anak-anak," ungkapnya, usai belanja di pasar murah, Selasa, 6 September 2022.

--page

Selain minyak goreng, telur juga menjadi salah satu bahan pangan yang menjadi tujuan pembeli, ratusan ikat telur juga ludes di pasar murah ini dengan harga Rp. 45 ribu per ikat. Selain minyak goreng dan telur pasar murah ini juga menjual cabai, bawang merah dan beras. (NOOR ANNISA/B-6)