PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Suwanto mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) di organisasi satuan perangkat daerah (SOPD) harus melek terhadap teknologi.

"Dunia saat ini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pola digital economy, artificial intelligence, big data, dan robotic, atau yang dikenal dengan fenomena disruptive innovation," katanya, Rabu 7 September 2022.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin canggih, arus globalisasi sudah tidak bisa terbendung dengan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap perbaikan pelayanan dasar yang lebih efektif.

"Kita harus tanggap merespon tuntutan tersebut, dengan cara terus mendorong peningkatan dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat Kalimantan Tengah, demi terwujudnya Kalteng Makin Berkah," jelasnya.

Untuk memperbaiki pelayanan publik tersebut adalah dengan memberi bekal pengetahuan dan wawasan kepada aparatur melalui pelatihan-pelatihan untuk ASN di provinsi setempat.

"Seorang ASN harus dapat mengimplementasikan konsep kerja ke dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan kinerja di instansi masing-masing," tutupnya. (NOPRI/B-6)