BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tumpahan BBM diberbagai titik di ruas jalan kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang terjadi berulang kali seringkali membuat potensi bahaya pada pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Seperti yang terjadi di persimpangan Jalan Hasanudin - Sutan Syahrir atau yang dikenal dengan Simpang Sampuraga Lama, Rabu, 7 September 2022.
Menurut Adi, salah seorang warga yang kebetulan melintas diruas jalan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB anggota Damkar Kobar tampak sibuk membersihkan badan jalan yang licin akibat tumpahan BBM jenis solar.
"Infonya tadi ada 2 pengendara yang jatuh akibat kondisi jalan licin lantaran tertumpah BBM jenis solar. Sepertinya hal ini sudah seringkali terjadi dan selalu membuat pengendara jatuh," ujar Adi.
Walau demikian, lanjut Adi, pasca dihubungi warga Damkar Kobar segera ke lokasi untuk segera membersihkan badan jalan dari tumpahan BBM agar tidak semakin membahayakan pengendara.
--page
"Kami sebagai pengguna jalan berharap agar para pengemudi truk tanki BBM atau kendaraan lainnya agar selalu memperhatikan kondisi pipa tempat penyaluran BBM dari tanki. Memang keberadaan mereka sangat diperlukan sebagai saran suplai angkut BBM. Selain itu mereka juga berhak menggunakan jalan sama seperti pengendara lain, namun jangan sampai keberadaannya juga malah membahayakan pengendara lain. Karena siapa tahu, akibat tumpahan BBM tersebut malah membahayakan keluarga mereka sendiri yang kebetulan melintas. Jadi sama-sama tenggang rasa lah," ujar Adi.
Berdasarkan pantauan dilapangan, setelah Damkar Kobar melakukan penyemprotan dan menyikat badan jalan dengan air bercampur deterjen, sekitar 1 jam kemudian kondisi jalan tersebut kembali aman dilintasi oleh para pengguna jalan. (WAHYU KRIDA/B-5)









