H-2 Jelang Pilkada Kalteng pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur KalimantanTengah, salah seorang fungsionaris PDI-P yang juga Gubernur Jawa Tengah, GanjarPranowo melakukan pertemuan di rumah salah seorang warga desa setempat.

Kegiatan itu ditengarai sebagai kegiatan kampanye
. Mengapa bisa dibilang kampanye?  Karena  secara terang-terangan di situ ada  selebaran bergambar paslon nomor urut 2  Willy-Wahyudi.  Bahkan, warga yang hadir sebagian juga mengenakan baju bergambar kedua pasang calon nomor urut 2.  Pamflet bergambar pasangan calon Willy Yoseph-Wahyudi pun, tampak bertebaran.

Selain itu, juga nampak selebaran yang dibagikan kepada masyarakat yang berbentuk undangan dengan memuat beberapa program seperti Kartu Kalteng Sehat Berigas, Berobat Gratis Pelayanan Kesehatan di Puskesmas dan RSUD se-Kalteng, Bantuan Pendidikan Gratis, Kartu Kalteng Cerdas.

Dalam kegiatan itu hadir juga enam Kepala Desa,
diantaranya Kades Karang Mulya, Kades Berambai Makmurdan Simpang Berambai.

Setelah kegiatan rombongan Ganjar Pranowo yang didampingi Kader PDIP-P yang juga wakil ketua DPRD
Kobar Ahmadiriansyah menuju Pangkalan Lada.
Berbeda dengan Pangkalan Banteng acara yang bertempat di rumah warga tidak nampak atribut-atribut partai. Hanya panggung dan umbul-umbul.

Ganjar Pranowo saat di wawancara Borneonews  terkait dengan  kedatangannya men
gatakan bahwa harus ada pemisahan antara dukung mendukung dalam Pilkada dan silahturahminya dengan masyarakat.

Terkait kedatangannya bertepatan dengan momentum pilkada ia dengan ringan menjawab bahwa hal itu bukan masalah.
" Ya engga apa-apa, kalau saya bolak-balik sendiri rugi amat, harus efisien," kata dia.

Ia pun dengan tegas menyatakan korelasinya sebagai Gubernur dengan kapasitas kedatangannya adalah sebagai fungsionaris Partai.
" Loh kalau Gubernur kan fungsionaris partai kecuali Independen, saya keliling ke Papua, ke Lampung juga kita tengok karena kita harus tahu warganya ada di mana."

Dia juga mengatakan kepada wartawan jangan saling mencurigai kedatangan mereka ke Kabupaten Kotawaringin Barat.
" Jangan curiga terus, nanti rontok rambutmu," ujar dia kepada Borneonews.
(KK/*)