KESERIUSAN pemerin­tah membang­kit­kan kem­bali program trans­migrasi terlihat dari upaya yang dilakukan Kementerian Desa Pem­ba­ngunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.


Salah satu bentuk upaya kong­kret yang dilakukan Ke­men­terian Desa Pembangun­an Daerah Tertinggal dan Trans­migrasi ialah dengan mem­berikan bantuan penunjang aktivitas dan produktivitas masyarakat di permukim­an transmigrasi.


Seperti yang dilakukan Men­­teri Desa Pembangunan Dae­rah Tertinggal dan Trans­migrasi Marwan Jafar.


Dalam kunjungannya ke De­sa Sumber Alaska, Kecamat­an Dadahup, Kabupaten Kapuas, Ming­gu (24/1/2016), Mar­­wan Jafar memberikan be­ragam bantuan kepada pa­ra transmigran.


Bantuan yang bersumber da­ri APBN 2016 itu di antara­nya ratusan unit gentong plas­tik, sumur bor, dana tunai, per­alatan ibadah, dan lain se­bagainya.


Diharapkan bantuan itu bi­sa mengubah citra transmigra­si yang selama ini terkesan se­­ba­gai daerah tertinggal men­jadi kawasan elit.


“Bantuan diharapkan bisa di­manfaatkan sebaik-baik­nya dan menjadi stimulus ba­gi masyarakat di permukim­an transmigrasi agar lebih se­jahtera. Citra transmigrasi ha­rus kita ubah agar masyara­kat tidak lagi ragu untuk men­jadi transmigran,” kata Mar­wan Jafar saat menyampai­kan sambutan di kantor Keca­mat­an Dadahup.


Selain bantuan langsung, Men­teri Marwan juga membe­ri­kan bantuan program untuk Kabupaten Kapuas. “Pa­da 2016 ini kita juga sudah menyiapkan beberapa pro­gram untuk Kabupaten Kapuas,” ungkapnya. (B-3)