BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mengapresiasi upaya pemerintah setempat dalam mengurangi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan melaksanakan operasi pasar murah di 8 kelurahan.
"Kegiatan tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena inflasi saat ini terjadi kuat dugaan dampak dari adanya kenaikan bahan bakar minyak yang terjadi per 3 September lalu," katanya, Kamis 8 September 2022.
Dengan adanya operasi pasar sembako murah yang dijual di delapan kelurahan dari lima kecamatan di daerah setempat, tentunya sangat membantu masyarakat. Apalagi kelurahan yang akan didatangi Disperindag adalah daerah yang jumlah penduduknya padat dan jauh dari perkotaan.
"Saya dengar paket sembako yang dijual Disperindag ke masyarakat hanya Rp100 ribu. Sebenarnya kalau harga normalnya adalah Rp140 ribu lebih, jadi pemerintah mensubsidi sebesar Rp40 ribu per paketnya. Itu sangat bagus," ungkap Politisi Golkar itu.
Paketnya berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter dan Indomie 4 bungkus. Paket ini dijual dengan harga Rp100 ribu yang sudah disubsidi sebesar Rp.40.200. Harga ini tentu jauh lebih murah dibandingkan membeli di pasar.
--page
Pada kegiatan ini pemko bekerjasama dengan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Pusat Statistik. Untuk mendapat paket sembako murah ini warga wajib menunjukan data kependudukannya, selanjutnya ditukarkan dengan kupon. (HENDRI/B-11)









