BORNEONEWS, Palangka Raya – Kementerian Keuangan melalui Badan Kebijakan Fiskal melakukan pengkajian terkait perpajakan food estate.
Ketua Tim Rudi Handoko saat kunjungan kerja ke Kalteng menyampaikan pentingnya kajian atau analisis terhadap kebijakan yang dilaksanakan pemerintah.
"Program Food Estate atau Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) ini mempunyai kelebihan dan kekurangan,” sebut Rudi seperti dikutip dari MMC Kalteng.
Dikatakannya salah satu hambatan dalam implementasi program yakni tata niaga output program terkait perpajakan atau fiskal/nonfiskal.
Hal itu yang mendorong perlu adanya analisis kebijakan dari Pemerintah untuk mengkaji keberlangsungan program apakah sudah cukup mendukung atau belum mendukung kesinambungan program.
Rombongan Tim Kunker Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan melakukan identifikasi dan pengumpulan informasi dari seluruh pihak terkait Program Food Estate.
--page
Kegiatan dilakukan selama empat hari mulai tanggal 6 sampai dengan 9 September 2022 di Kalteng dengan pengumpulan informasi dari pihak swasta, akademisi, BUMN/BUMDes dan pemerintah daerah. (HERMAWAN DP/B-6)









