MULAI hari ini (25/1/2016) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara  (Barut) akan mendistribusikan logistik pemilihan gubernur/wakil gubernur (pilgub) Kalimantan Tengah ke tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan hingga ke Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).


Untuk mempersiapkan penyebaran logistik tersebut KPU telah menggelar rapat koordinasi melibatkan listas sektoral terkait, Minggu (24/1/2016).


“Distribusi logistik pilgub Kalteng ini dilaksanakan mulai hari Senin tanggal 25 Januari 2016 ke PPK di sembilan kecamatan untuk pelaksanan pilkada pada tanggal 27 Januari 2016,” kata Sekretaris KPU Barut Syahmiludin, di sela saat rakor yang berlangsung di KPU.


Menurut Syahmiludin, untuk jumlah TPS di sembilan kecamatan ada 351 TPS, dan 103 PPS. Distribusi logistik di Kecamatan Teweh Tengah, dengan jumlah PPS sebanyak 10, jumlah 108 TPS, 106 TPS menggunakan jalur darat dan dua TPS menggunakan jalur sungai yaitu masuk jalur sungai desa Lemo. Kecamatan Teweh Baru 10 PPS, 44 TPS. “Untuk Teweh Baru logistik menggunakan jalur darat ke 44 TPS dan 4 TPS menggunakan jalur sungai,” katanya.


Di Kecamatan Teweh Selatan ada 10 PPS dan 34 TPS, 33 TPS menggunakan jalur daerat dan satu TPS menggunakan jalur sungai. Kecamatan Lahei 13 PPS dan 40 TPS, 20 TPS menggunakan jalur darat dan 20 TPS menggunakan jalur sungai.


Sementara, Kecamatan Lahei Barat, 11 PPS dan 28 TPS, 26 TPS menggunakan jalur sungai DAS Barito dan dua TPS menggunakan jalur darat. Kecamatan Gunung Timang 16 PPS dan 36 TPS. “Untuk Kecamatan Gunung Timang ini distribusi logistik pilgub Kalteng semuanya menggunakan jalur darat.”


Sedangkan Kecamatan Montallat ada 10 PPS dan 30 TPS. Untuk distribusi logistik ke Montalat menggunakan jalur sungai DAS Barito. Kecamatan Gunung Purei 11 PPS dan 12 TP. Tujuh TPS menggunakan jalur darat dan lima TPS menggunakan jalur sungai. Kecamatan Teweh Timur 12 PPS dan 19 TPS. Di 16 TPS menggunakan jalur darat dan tiga TPS menggunakan jalur sungai. (DN/B-5)