KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong mengajak masyarakat khususnya warga di Kabupaten Gunung Mas untuk menjaga budaya dan alam khususnya yang ada di Kabupaten Gunung Mas. 

"Mari menjaga kelestarian alam dan budaya daerah, karena siapa lagi kalau bukan kita yang menjaganya. Inilah bentuk cinta kita pada alam dan budaya agar terus lestari hingga anak cucu kita kelak," ujar Jaya, 9 September 2022.

Dikatakan lebih lanjut, seluruh objek wisata yang ada khususnya di Kabupaten Gunung Mas sarat akan nilai-nilai budaya leluhur, sebagai bentuk peninggalan yang harus terus dijaga oleh generasi ke generasi.

Jaya juga bercerita terkait beberapa kekayaan budaya yang ada di Kabupaten Gunung Mas seperti terkait batu antang. "Konon ceritanya, menurut kepercayaan apabila orang yang masuk di antara sela-sela batu dan mampu lolos melewati lorongnya, maka cita-cita dan harapannya akan tercapai," terangnya. 

Selain itu, ada juga Telaga Bawin Kameloh, yang konon jika seseorang membasuh wajahnya dengan air tersebut maka bisa menjadi terlihat awet muda. 

--page

Jaya juga bercerita terkait salah satu tongkat tiang betang yang ada di Desa Upon Batu. Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini mengatakan, usia tongkat tiang betang tersebut diperkirakan mencapai 250 tahun. 

Dia mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya mengunjungi Desa Wisata Upon Batu dan meninjau objek wisata yang ada di daerah tersebut seperti Batu Antang, Telaga Bawin Kameloh, Batu Tingkes,Puruk Temanggung Amai Rawang, Batu Patahu Datu Janggut Panjang hingga ke puncak Batu Suli.

"Kalau kita lihat dari puncak Batu Suli, kelihatan atap rumah pendudukan dan sungai Kahayan. Pemandangannya sangat bagus," tukasnya. (RISKA YULYANA/B-5)