SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen untuk selalu merespon keluhan masyarakat yang membutuhkan penyelamatan.

Tidak hanya melakukan penanganan terhadap kebakaran, saat ini Disdamkarmat Kotim juga melayani masyarakat untuk mengatasi masalah seperti yang saat ini sudah mereka lakukan yakni melepaskan cincin yang sudah sangat kekecilan dari jari pemiliknya, mengevakuasi hewan buas, seringkali ular kobra dan piton, dan masih banyak kasus lainnya.

"Mulai dari beberapa tahun ini dan ke depan ada tugas tambahan di dinas pemadam kebakaran yaitu bidang penyelamatan. Di bidang penyelamatan ini pada umumnya kita selalu merespon apa saja keluhan atau laporan dari masyarakat yang bisa kita bantu semacam beberapa kejadian yang boleh kita tangani misalnya ada kejadian ada ular masuk rumah," jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian, Disdamkarmat Kotim, Punding, Kamis, 8 September 2022.

Selain binatang liar seperti ular, Disdamkarmat Kotim juga pernah mengevakuasi sarang tawon, menyelamatkan kucing yang tersangkut di pohon, bahkan mengevakuasi seekor buaya.

Punding berujar, kepada masyarakat untuk tidak segan-segan memberitahukan atau melapor kepada Disdamkarmat terkait masalah yang ada di lingkungan masyarakat Sampit khususnya, pihaknya pun akan cepat merespon.

--page

"Apapun permasalahan yang sifatnya mengganggu di tengah masyarakat kami akan coba tangani semampunya yang bisa kami lakukan dan selebihnya nanti kami akan berkoordinasi dengan dinas atau istansi terkait yang menanganinya," ucapnya.

Seperti halnya saat mengevakuasi buaya muara, Disdamkarmat Kotim setelahnya menyerahkan buaya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit untuk nantinya dilepasliarkan ke habitatnya. (NOOR ANNISA/B-5)