SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Sosial Kotawaringin Timur Wiyono menyebutkan, sekitar 17 ribu warga Kabupaten Kotim menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) tahap pertama.

Tahap pertama penyaluran BLT BBM ini dilaksanakan di Kantor Pos Sampit mulai Jumat, 9 September 2022. "Total keluarga penerima manfaat 17.587 warga," sebutnya.

Kepala Kantor Pos, Mahyudha Fatchul Yaqien mengatakan, penyaluran BLT BBM ini merupakan tahap awal dan untuk hari ini menyasar 1.443  keluarga di kelurahan atau desa yakni Tanah Mas, Tinduk, Eka Bahurui, Baamang Hulu, Mentawa Baru Hilir, Ketapang, Telaga Baru dan Pelangsian.

Masing-masing keluarga mendapat bantuan senilai Rp 500 ribu ,terdiri dari BLT BBM senilai Rp.150 ribu  yang diberikan langsung selama dua bulan, dan ditambah Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) Rp 200 ribu.

"Di Kotim ada 17 ribu lebih total keluarga penerima BLT BBM ini. Penyalurannya akan dilakukan selama 10 hari," ujarnya.

--page

Untuk BLT BBM, masing-masing penerima akan mendapat bantuan Rp 150.000 per bulan selama empat bulan, yakni September hingga Desember.

Mekanisme penyalurannya dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama diberikan pada September, sebesar Rp 300 ribu. Kemudian tahap dua akan diberikan dengan nominal yang sama dengan waktu yang belum ditetapkan.

Untuk mempercepat penyaluran bantuan ini, pihaknya akan membuka 8 titik lokasi selain di Kantor PT Pos Sampit. Pihaknya juga melakukan jemput bola untuk penerima BLT BBM yang berada di lokasi pedalaman atau sulit dijangkau.

Sementara itu, salah satu penerima BLT BBM Rahmadi, mengaku akan menggunakan uang bantuan tersebut untuk membeli kebutuhan yang juga ikut merangkak naik seiring naiknya harga BBM. Dia mengaku sangat terdampak dengan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi."Ini sangat membantu untuk membeli kebutuhan sehari-hari, "ungkapnya. (NOOR ANNISA/B-5)