BORNEONEWS, Palangka Raya - Renovasi Bundaran Besar Palangka Raya sudah mulai berjalan dengan menampilkan desain landmark yang modern, Namun tidak meninggalkan nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya.
"Walau desainnya sangat modern dan minimalis. Namun tidak menghilangkan nilai sejarah, karena beberapa monumen penting tidak dihilangkan. Sehingga mudah untuk diingat oleh masyarakat, terutama yang datang ke Kalimantan Tengah," ungkap pegiat foto, Makna Zaezar, Jumat, 9 September 2022.
Menurutnya, penataan Bundaran Besar Palangka Raya juga membuat tampilan terlihat lebih rapi dan menarik. Sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk dapat berkunjung ke Kalimantan Tengah.
"Bundaran Besar Palangka Raya ini tentunya nanti akan menjadi ikon daerah bagi masyarakat di Kalimantan Tengah. Dengan tampilannya yang modern, Bundaran Besar Palangka Raya ini tentunya akan menjadi tempat favorit masyarakat untuk berfoto," jelasnya.
Renovasi Bundaran Besar Palangka Raya merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk dapat memperlihatkan, pembangunan di provinsi setempat sudah sangat maju.
--page
"Melalui Bundaran Besar Palangka Raya ini, Gubernur menyampaikan pesan dan membuka mata masyarakat luas, bahwa pembangunan di Kalimantan Tengah sudah sangat maju dan berkembang," tutupnya. (NOPRI/B-5)









