PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, mengimbau masyarakat untuk menghindari perilaku konsumtif dan pemborosan, guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan pangan di wilayah setempat.

"Perilaku konsumtif dan pemborosan harus dihindari. Harus bijak dalam membeli barang kebutuhan pokok. Agar kelangkaan pangan tidak terjadi," katanya, Jumat, 9 September 2022.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik berlebihan dan melakukan aksi borong, saat berbelanja kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Karena kalau ada yang memborong dan barang kebutuhan pokok dapat menjadi langka, akan merugikan banyak orang. Karena kenaikan harga akan terjadi, jika barang-barang kebutuhan pokok langka," jelasnya.

Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menjaga gejolak kenaikan harga pangan, akibat dari lonjakan inflasi nasional dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

--page

Dia juga mengatakan andil inflasi sepanjang Januari hingga Juli 2022 disebabkan pangan, dikarenakan beberapa faktor diantaranya pengaruh cuaca yang tidak menentu, serangan hama pada padi, kenaikan harga pupuk dan pakan ternak.

"Upaya-upaya pemerintah harus pula didukung partisipasi masyarakat secara aktif, berbelanja bijak, hindari perilaku konsumtif serta merubah pola pikir dalam pemberdayaan dan pemanfaatan lingkungan sekitar agar lebih produktif," tutupnya. (NOPRI/B-5)