KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Unsur pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kapuas mengikuti Bimbingan teknis (Bimtek) terkait arah kebijakan dan strategi penyusunan APBD tahun anggaran 2023, serta penyelenggaraan dan tata kelola Pemilu serentak tahun 2024.

Bimtek yang diselenggarakan Universitas Respati Indonesia, kerjasama atas rekomendasi BPSDM Kementerian Dalam Negeri ini dilaksanakan di Jakarta, Jumat, 9 September 2022.

Anggtoa DPRD Kapuas, Darwandie berharap melalui Bimtek ini maka akan memiliki sinergisitas dan penyelerasan antara kinerja dan keuangan di dalam kondisi termutakhir saat ini dimana kondisi keuangan negara  dalam posisi yang juga ketat perhitungan.

"Maka ada hal serius yang meski diperhatikan oleh pemerintah daerah dan DPRD dalam penyusunan APBD 2023" kata Darwandie melalui rilis tertulisnya.

Adalah, lanjut dia mengenai penyelarasan dalam pelaksanaan PMK nomor 134 tahun 2022, pengalokasian dana 2 persen dari dana DAU dialokasikan untuk kepentingan penanganan dampak sosial.

--page

"Berupa bantuan kepada masyarakat kurang mampu, begitu juga tentang alokasi anggaran dan bantuan keuangan kepada Pemprov untuk kepentingan dana pemilihan  kepala daerah," ucap Politisi dari PPP ini.

Lalu, lanjut dia ada banyak hal lain juga yang menjadi perhatian serius dalam proses penyusunan APBD tahun anggadan 2023. "Disamping waktu yang juga semakin mendesak sebab siklus dalam proses penyusunan APBD 2023 itu sendiri saat ini sudah terlampaui," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)