BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman Km 4, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan.
Antrean panjang kendaraan yang tidak bisa terhindarkan tersebut panjangnya mencapai 1 km lebih. Hal itu terjadi, karena para pengendara harus berhati-hati saat melintas ditengah genangan air yang tingginya mencapai 30 cm.
"Kemacetan di jalan ini sudah terjadi sejak pukul 09.00 WIB, karena kendaraan harus bergantian saat melintas, guna menghindari terjadinya kecelakaan," ujar Januar, salah seorang warga, Jumat, 9 September 2022.
Banjir di lokasi tersebut terjadi, karena curah hujan tinggi di Sampit dalam 3 hari terakhir. Sehingga, genangan air di lokasi tersebut tidak terhindarkan.
Keadaan itu sudah sering terulang saat musim penghujan melanda daerah ini. Sejumlah antisipasi beberapa kali dilakukan, salah satunya dengan mengeruk parit yang ada di dekat lokasi. Namun hal itu belum bisa menyelesaikan masalah banjir di jalan tersebut.
--page
"Jadi pengendara harus berhati-hati saat melintas, terutama pengendara motor. Karena tidak sedikit ada yang jatuh," kata Januar.
Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agus Mulyadi mengimbau agar pengendara motor berhati-hati saat melintas di jalan tersebut.
"Jalan yang tergenang kurang lebih 100 meter, denhan kedalaman kurang lebih 30 cm. Sehingga pengendara harus berhati-hati, dikhawatirkan terjatuh saat melintas di lokasi," kata Agus.
Ia juga menyebutkan bahwa di jalan tersebut terdapat cekungan cukup dalam. Yang lebih berbahayanya, beberapa titik jalan yang tergenang terdapat lubang-lubang. Sehingga, kalau tidak berhati-hati, pengendara motor bisa terjatuh. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









