INVESTASI dapat menggerakkan kehidupan ekonomi suatu negara, karena pembentukan modal dapat memperbesar kapasitas produksi, menaikkan akan pendapatan nasional maupun menciptakan lapangan kerja baru, yang akan memperluas kesempatan kerja. Karena itu penanaman modal khusus nya investor menjadi penting untuk mengembangkan berbagai macam sektor ekonomi.
Investasi dalam bidang teknologi dan pengelolaan sumber daya cukup berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia, sehingga kebutuhan atas dana akan meningkatkan produktivitas kegiatan perekonomian secara keseluruhan.
Penanaman modal asing di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai bentuk hasil dari minat investor terhadap perkembangan Indonesia kedepannya. Investor menanamkan modalnya di Indonesia dengan harapan dan ekspektasi bahwa potensi perkembangan Indonesia kedepan akan sangat baik. Karenanya penelitian ini ingin memetakan perkembangan penanaman modal asing di Indonesia.
Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia merupakan bentuk minat dan harapan dari investor terhadap pertumbuhan serta pengembangan Indonesia di masa depan. Pandangan positif para investor tersebut terhadap Indonesia diwujudkan dengan berinvestasi pada sektor - sektor yang dianggap produktif dan hal ini tentunya akan meningkatkan putaran kegiatan ekonomi keseluruhan.
Berdasarkan hal tersebut kami melakukan pengamatan terhadap Penanaman Modal Asing yang masuk ke Indonesia dari kurun waktu 2004 hingga 2019, dalam kurun waktu tersebut kondisi ekonomi Indonesia cukup fluktuatif dimana diketahui beberapa kali terdapat perlambatan ekonomi akibat krisis ekonomi global dan peristiwa lain terkait sosial, politik dan budaya.
Investasi asing di Indonesia dapat dilakukan dalam investasi portofolio dan investasi langsungatau foreign direct investment (FDI atau PMA) (Anoraga, 2006). Peningkatan investasi dalam bentuk PMA memiliki efek yang lebih baik dibandingkan investasi dalam bentuk portofolio.
Untuk dapat meningkatkan investasi di Indonesia, memerlukan usaha yang keras melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif. Di Indonesia masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penagakan hukum (law enforcement), keamanan dan stabilitas sosial dan politik serta peningkatan infrastruktur.
Melalui adanya penanaman modal asing, dapat meningkatkan aliran modal yang memungkinkan perpindahan sumberdaya capital dari satu negara ke negara lainnya. Dalam peningkatan arus capital di Indonesia lebih disebabkan faktor pertumbuhan ekonomi, suku bunga, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Foreign direct investment (FDI) merupakan sumber pembiayaan luar negeri potensial. Hal ini dikarenakan terdapatnya sejumlah arus kas (capital inflow) di negara asing sehingga menyebabkan terjadinya negara kesenjangan modal (gap of capital) antara negara maju dan negara berkembang.
Dengan masuknya foreign direct investment pada negara-negara yang memiliki fundamental baik akan membantu mengembangkan sistem keuangan pada negara tersebut. FDI yang ditandai dengan berkembangnya pasar modal di dalam suatu engara memiliki hubungan timbal balik terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Tetapi dalam jangka pendek, perkembangan pasar modal memiliki hubungan satu arah saja terhadap pertumbuhan ekonomi.
Penulis: Risha Amelia/Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya









