BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengandeng semua elemen sebagai satuan tugas pencegahan dan Pengendalian Karhutla.
Seperti yang dilaksanakan BPBD Kota Palangka Raya, di mana pihaknya melakukan Pengambilan Spesialis Anggota UKM Search And Rescue (SAR) Universitas Palangka Raya tahun 2022.
"Tim TRC BPBD Kota Palangka Raya sudah memberikan Pelatihan dan simulasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) kepada Tim UKM SAR UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Palangka Raya Jl.Yos Sudarso Ujung (Hutan Kampus)," ucap Kepada BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani, Minggu, 11 September 2022.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman saat terjadi kebakaran di wilayahnya, karena sejatinya wilayah UPR sendiri masih memiliki lahan gambut dan semak belukar yang cukup luas.
"Pelatihan ini dimaksudkan untum menambah skill dan kemampuan para UMK SAR, sehingga saat terjadi kebakaran, mereka bisa menjadi garda terdepan dalam langkah antisipasi," terangnya.
--page
Karena, imbuhnya, dalam mengantisipasi Karhutla di perlukan banyak tangan dalan pencegahannya, baik itu masyarakat, Instansi terkait, Swadaya ataupun UMK tersebut.
"Semakin banyak anggota, maka bisa di pastikan penanganan Karhutla di Kota Palangka Raya akan lebih mudah dan cepat," pungkasnya. (AGUS/B-5)









