KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Evandi memberikan komentar terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang kurang mampu di tengah naiknya harga BBM. 

"Menurut saya bantuan tersebut tidak terlalu berpengaruh dan belum tentu BLT BBM disalurkan tepat sasaran kepada yang benar-benar membutuhkan," terangnya, Minggu, 11 September 2022.

Karena BBM sudah naik, Evandi mengatakan bahwa solusi terbaiknya yakni perlu ada kebijakan yang bisa mempertahankan harga bahan pokok agar tidak ikut naik.

"Kalau memang harga BBM naik, harus ada kebijakan agar harga bahan pokok ini tidak naik. Misalnya memberikan subsidi kepada pelaku usaha transportasi sehingga mereka tidak menaikkan ongkos transportasinya," tukasnya. 

Lebih lanjut, dia menyayangkan adanya kenaikan harga BBM ini. Pasalnya  Evandi mengatakan bahwa kondisi ekonomi masyarakat Indonesia sedang bangkit usai pandemi Covid-19 yang memporak-porandakan ekonomi warga. 

--page

Ditambah lagi, dampak adanya konflik Ukraina dengan Rusia. "Harapannya pemerintah jangan terburu-buru untuk menaikkan harga BBM karena kondisi ekonomi masyarakat Indonesia belum stabil," tukasnya. (RISKA YULYANA/B-5)