BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Kesehatan setempat melakukan kegiatan sikat gigi bersama dengan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Mentawa Baru Hulu pada Senin, 12 September 2022.
Kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya para pelajar terkait pentingnya kesehatan gigi dan mulut itu dipandu oleh ikatan terapis gigi di Kabupaten Kotim. Kegiatan tersebut sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2022.
"Hari kesehatan gigi nasional ke 2022 kita melakukan kegiatan sikat gigi serentak di 17 kecamatan pada 21 Puskesmas. Untuk tingkat kabupaten di laksanakan di SDN 3 MB Hulu kegiatannya penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dan dirangkai dengan kegiatan germas," kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi.
Pada kesempatan itu, Umar menyampaikan bahwa permasalahan gigi dan mulut di Indonesia masih besar yakni lebih dari 53,6 persen. "Dari 100 orang sebanyak 57 sampai 58 orang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut," ungkapnya.
Hal tersebut salah satunya karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait bahaya jika gigi dan mulut bermasalah. Dia juga menyebutkan bahwa presentase perilaku masyarakat menyikat gigi dengan benar sangat rendah yakni hanya sebesar 2,8 persen.
--page
"Tingkat kesadaran masyarakat di Kotim ini juga sangat rendah maka dengan kegiatan ini kami berharap masyarakat meningkatkan kesadaran dengan menggosok gigi 2 kali sehari, agar gigi tidak berlubang, tidak sakit atau terjadi gusi bengkak," ujarnya.
Menurutnya, kesehatan gigi sangatlah penting apalagi untuk anak karena jika terjadi masalah terhadap gigi dan mulut maka akan berdampak juga terhadap semangat belajarnya.
"Selera makan berkurang sehingga sakit, terjadi penurunan berat badan, kalau gigi sakit sekolah juga kurang semangat belajarnya," tutupnya. (NOOR ANNISA/B-7)









