DALAM rapat pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (25/1/2016). Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kobar menyetujui tambahan anggaran untuk personel Kesatuan Bangsa Politik dan Linmas (Kesbangpolinmas) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar, dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Tengah (Kalteng) 27 Januari 2016.
Wakil Ketua II DPRD Kobar, Ahmadi Riansyah menuturkan, anggaran untuk linmas Pilkada Kalteng sebenarnya sudah disiapkan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) 2015, yakni sebesar sekitar Rp367 juta. Namun karena Pilkada Kalteng batal digelar 9 Desember 2015, maka anggaran tersebut dikembalikan ke kas daerah. Untuk menggunakannya kembali, anggaran tersebut perlu persetujuan legislatif.
“Sebelumnya Anggaran itu menjadi SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). Karena waktu itu kita tidak tahu Pilkada Kalteng akan digelar Januari 2016. Jadi tadi kita bahas bersama TAPD dan ada penambahan anggaran,” ujar Ahmadi Riansyah, Senin (25/1).
Tambahan personil
Tambahan anggaran ini, lanjutnya, dilakukan seiring adanya penambahan waktu tugas personel perlindungan masyarakat (linmas). Dari yang sebelumnya 3 hari, akan menjadi 4 hari. Selama bertugas, para personel Linmas mendapat honor sebesar Rp100 ribu per hari. Dengan jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 1.220 orang dari Kesbangpolinmas yang diperbantukan untuk penjagaan di berbagai tempat selama Pilkada.
“Awalnya anggaran yang disiapkan itu sekitar Rp367 juta. Itu untuk honor linmas yang berjaga selama 3 hari. Karena ditambah menjadi 4 hari, anggaran yang diperlukan menjadi sekitar Rp488 juta.
Penggunaan dan tambahan anggaran ini nanti pakai payung hukum peraturan bupati (Perbup).”
Selain Linmas dari Pemkab Kobar. Penjagaan di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), di Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan di Panitia Pemiliha Kecamatan (PPK) juga akan didukung oleh personel keamanan lain, termasuk kepolisian.
(RD/B-7)


