SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Umar Kaderi mengatakan vaksin booster kedua yang ditergetkan selesai pada Agustus 2022 dengan sasaran tenaga kesehatan selama ini berjalan agak lambat dikarenakan persediaan vaksin yang masih kurang maksimal, sehingga capaiannya hanya diangka 15,11 persen.

"Pelaksanaan vaksin kedua khusus untuk nakes memang kendalanya sampai saat ini belum ada droping dari provinsi kemungkinan memang vaksin lagi kosong," terangnya, Senin, 12 September 2022.

Umar mengaku sudah meminta droping vaksin dengan menyurati provinsi untuk persiapan vaksin booster kedua untuk nakes.

"Sudah lama kita menyurati, begitu ada surat edaran dari Kementrian Kesehatan bahwa nakes wajib vaksin booster kedua kami sudah meminta secara lisan maupun tertulis," ujarnya.

Sebagai garda terdepan untuk penanganan kasus covid 19 yang ada di Kotim, disebutkan 2.845 nakes yang ada di Dinkes, RS Murjani, RS Parengan, RS Samuda, Puskesmas, Klinik, hingga Apotek baik swasta dan perusahaan harus mendapatkan vaksin booster kedua.

Sedangkan droping vaksin booster kedua yang didapat hanya sebanyak 430 dosis dari 2.845 dosis yang dibutuhkan dan saat ini sudah habis terpakai untuk sebagian nakes di Kotim. (NOOR ANNISA/B-6)