BESOK, Rabu (27/1) pen­coblosan pilkada Gubernur Kalteng digelar, termasuk di Kabupten Katingan.


Senin (25/1/2016) Pemkab Katingan bersama penyele­ng­gara pemilu dan unsur lainnya menggelar rapat koordinasi mengenai pilgub susulan itu yang dipimpin Bupati Ahmad Yantenie.


Dalam kesempatan itu Ketua KPU Katingan Sapta Tjita menegaskan bagi warga yang usianya sudah 17 tahun pada 27 Januari 2016 bisa mencoblos.


“Mereke ini bisa menggu­na­kan KTP untuk mencoblos,” tuturnya.


Untuk distribusi logistik pilgub, Sapta mengaku KPU sudah mendistribusikan Minggu (24/1) dan Senin (25/1).


“Target kita pada 26 Janua­ri atau H-1 semua logistik pilgub sudah ada di tempat pemungutan suara (TPS).


“Sampai hari ini alhamdu­lillah lancar, sebab berda­sar­kan  laporan logistik sudah sampai ke panitia pemilihan kecamtan (PPK),” katanya.


Dari 13 wilayah kecamat­an, Sapta mengaku masih ada dua kecamatan yang akses komunikasinya kurang lancar seperti Petak Malai dan Bukit Raya.
Dua wilayah kecamatan ini jaringan telepon seluler masih payah.


“Kadang bisa telepon bisa nyambung, tapi harus naik ke atas bukit,” imbuhnya.


Bupati Yantenglie menga­takan jika pada hari tenang ini tidak ada lagi tahapan pilgub Kalteng.


Untuk itu dia sangat menyayangkan ada sejumlah­ pejabat yang datang ke Kalteng saat masa tenang.


“Kok hari tenang ada sejumlah pimpinan daerah lain masuk dan menginter­ven­si persoalan kehidupan warga Kalteng. Ini kerawan­an yang bisa dimainkan orang secara politik,” kata­nya.


Kapolres Katingan AKBP Tato P Suyono mengatakan jika tiga hari menjelang hari H situasi Kamtibmas aman dan kondusif.


“ Pilgub ini bukan hanya milik Kalteng, tapi merupa­kan agenda nasional dan yang harus diwaspadai adalah adanya kampanye ter­selubung.” (B-6)