BORNEONEWS, Sampit - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong setiap desa agar memiliki website resmi sebagai upaya reformasi birokrasi pemerintahan.
Menurut Kepala Diskominfo Kotim, Multazam, hal tersebut merupakan arahan dari Kementerian Kominfo. Sejauh ini, kata dia, informasinya sudah disampaikan kepada pihak desa.
"Kemarin kami bersama Bupati sudah bertemu para Sekdes, di situ beliau menyampaikan dan berharap agar desa memiliki terbukakan informasi yaitu melalui web tersebut," jelasnya.
Dia mengatakan, kelebihan desa yang memiliki website resmi adalah tersedianya kanal online yang bisa diakses terkait informasi desa.
"Berita perkembangan dan potensi desa itu bisa divisualkan di dalam web sehingga siapapun yang ingin tahu tentang desa itu, tidak perlu jauh-jauh atau sebelum mereka berangkat ke desa melakukan profiling desa itu seperti apa," ujarnya.
Tidak hanya itu, website desa sangat penting karena bermanfaat dalam berbagai hal seperti upaya reformasi birokrasi, sistem pemerintahan berbasis elektronik hingga program Kota Cerdas atau Smart City. Seperti diketahui, Kotawaringin Timur merupakan satu dari 50 daerah yang terpilih untuk melaksanakan program Smart City.
--page
Dia optimis, program ini akan berjalan sesuai harapan. Melalui pertemuan SDM yang ada di desa, mereka dianggap sangat faham digitalisasi, sehingga dengan cepat menguasai pengoperasian website desa.
"Dalam satu atau dua hari saja mereka bisa menyelesaikan pengisian website. Terkait program ini agar mereka melakukan musyawarah di desa. Untuk teknis, nanti kami siap turun membantu pelatihan kepada mereka," ujar Multazam. (NOOR ANNISA/B-7)









