WARGA Desa Babai, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan mendambakan dibangunkan jalan darat yang tembus Desa Talio dan Teluk Betung.
“Kita sangat mendambakan akses jalan darat,” kata Uli, warga Babai, pekan lalu. Dia menjelaskan badan jalan di seberang Desa Talio sudah dibangun dan untuk bisa tembus ke Desa Babai tinggal membangun badan jalan sepanjang 2 Km saja.
“Sedangkan untuk bisa tembus ke Desa Teluk Betung perlu dibangun badan jalan sepanjang kurang lebih 5 Km, sebab dari Desa Teluk Betung menuju perbatasan Desa Babai sudah ada jalan yang dicor beton,” jelasnya.
Untuk itu dia mengharapkan kepada Pemkab Barsel bisa membangun jalan darat dari Desa Babai menuju wilayah Desa Talio maupun Teluk Betung.
“Kalau ada akses jalan menuju Teluk Betung, maka warga hanya memerlukan kelotok untuk menyeberangkan kendaraannya di Sungai Barito menuju ke Bangkuang ibukota Kecamatan Karau Kuala,” ucapnya.
Demikian halnya bila jalan menuju wilayah Talio tembus, maka warga tinggal menyeberangkan kendaraannya ke Desa Talio agar bisa bepergian menuju ke Buntok ibukota Barsel.
“Dengan terbangunnya dua akses jalan darat itu maka secara otomatis Desa Babai tidak terisolasi lagi dan warga akan lebih mudah menuju keluar desa,” tambahnya.
Selama ini warga yang ingin keluar desa harus menggunakan transportasi air. Biaya pulang pergi yang dikeluarkan menggunakan perahu cepat menuju ke Buntok Rp105 ribu.
“Bila menggunakan taksi kapal motor biaya perjalanan pulang pergi yang harus dikeluarkan Rp70 ribu, tapi kalau ada akses jalan darat, biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah,” ujarnya.
Dengan adanya akses jalan darat, maka warga bisa menggunakan kendaraan roda dua milik mereka untuk bepergian. (Ant/B-6)


