Formulir C6 acap kali diidentikkan dengan surat undangan mencoblos pada hari-H. Padahal, formulir C6 tersebut adalah bentuk pemberitahuan. Oleh sebab itu, masyarakat bisa mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) dan mencoblos meskipun tidak menerima formulir C6.


Begitu pula yang tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) pun bisa menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) untuk menggunakan hak pilihnya. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Senin (25/1/2016).


“Jadi cek dulu, di TPS mana dulu waktu Pilpres. Saya pikir tidak ada yang banyak berubah. Lihat daftar DPT tiap TPS, lalu minta surat suara sesuai giliran lalu mencoblos. Ini harus dipahami. Jangan merasa tidak dapat C6, lalu menunggu hingga jam 12 semua,” himbau Mofit.


Terpisah, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya sebagai penyelenggara Pilkada mengaku terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih hingga hari-H pemcoblosan. Salah satu cara menyosialisasikan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya adalah dengan menggunakan kendaraan operasional yang dimodifikasi dengan pengeras suara, sembari berkeliling kota.


Mengenai distribusi undangan C6, ia memastikan sudah didistribusikan semua ke warga pemilih. “Kita berusaha sampai hari H, selalu keliling. Pikap KPU dipakai untuk lakukan sosialisasi dengan microphone pengeras suara, sampaikan ke masyarakat agar berperan aktif gunakan hak pilihnya. C6 sudah disampaikan, sama dengan yang lama, cuma berubah tanggal,” cetus Ketua KPU Palangka Raya Eko Riadi, Senin (25/1/2016).

Distribusi logistik


KPU Palangka Raya telah mendistribusikan logistik Pilgub Kalteng langsung ke tingkat panitia pemungutan suara (PPS). Truk-truk yang mengangkut logistik berupa kotak suara tersebut hanya akan mampir sementara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK).


“Semua logistik dari KPU kota 100% sudah siap, karena kita menggunakan persiapan yang lalu. Hari ini juga didistribusikan ke lima Kecamatan. Hanya serahkan secara seremonial di sana, logistik tidak turun dari truk, langsung dilanjutkan ke PPS di kelurahan,” ungkap Eko usai pelepasan logistik di halaman kantor KPU Kota, Senin (25/1).
(RZ/B-12)