BORNEONEWS, Sukamara - Program pelatihan kerja yang dilaksanakan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sukamara masih minim peminat, hal tersebut dilihat dari jumlah masyarakat yang mendaftar.
"Sejak dibuka pendaftaran, sampai dengan sekarang jumlah pendaftar masih belum memenuhi kuota yang ditetapkan," kata Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Sukamara, Taufik Mulyadi, Rabu, 14 September 2022.
Program pelatihan kerja yang pihaknya laksanakan membuka sebanyak 4 jurusan, dimana kuota masing-masing jurusan hanya 16 orang.
"Peserta yang telah mendaftar pada jurusan garmen aparel program pelatihan menjahit dengan mesin ada 12 orang, lalu pada jurusan pariwisata dengan program pelatihan bakery 14 orang, dan untuk jurusan refrigeration dengan program pelatihan teknisi refrigerasi domestik seperti servis AC dan Kulkas ini yang mendaftarkan diri baru empat orang," ujarnya.
Sedangkan jurusan tata kecantikan dengan program pelatihan tata rias kecantikan yang mendaftar ada sebanyak tujuh orang, sehingga masing-masing jurusan masih kurang dari jumlah kuota yang ditetapkan.
--page
Kepala UPT Balai Latihan Kerja Sukamara menjelaskan, penyebab minimnya minat masyarakat untuk mendaftar atau mengikuti pelatihan tersebut karena jurusan yang dibuka belum sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat.
"Jurusan yang dibuka dengan jumlah kuota sudah ditentukan oleh BLK Pusat jadi kita melaksanakannya," pungkasnya. (NORHASANAH/B-6)









