API tiba-tiba muncul pada bagian bak terbuka sebuah mobil yang mengangkut logistik Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng). Kebakaran ini terjadi di Kilometer (KM) 22 atau satu kilometer lagi menuju Desa Luwuk Langkuas, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Senin (25/1/2016) sekitar pukul 13.00 WIB.
”Dua kotak suara yang untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 dan TPS 2 di Desa Luwuk Langkuas rusak. Di setiap kotak terdapat 358 surat suara.
Yang satu rusak karena terbakar dan satunya rusak karena tersiram air saat pemadaman api,” kata Kapolres Gumas.
Api dapat dipadamkan sehingga tidak sampai membakar mobil. Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara(KPPS) Desa Luwuk Lengkuas dan seorang polisi yang mengawalnya juga sehat wal afiat.
Sabotase atau kecelakaan
Awalnya logistik pilgub itu diangkut dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gumas menuju Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rungan. KPPS Desa Luwuk
Langkuas kemudian menjemputnya menggunakan mobil bak terbuka Mazda nopol KH 8464 HK yang dikawal anggota Polres Gumas Brigadir Atrimun Manurung.
Tiba-tiba saja api muncul dan membakar dua kotak suara yang dibawanya. “Kami masih mencari sumber api. Apakah ini ada unsur sabotase atau murni kecelakaan?” ujar Kapolres.
Ketua Panitia Pengawas Pemilu Panwaslu (Gumas), Candra Leopaldo, segera mengirim anggotanya lokasi kejadian. “kami ingin mengetahui secara pasti kerusakan logistik untuk selanjutkan berkoordinasi dengan KPU,” katanya.
Ketua KPU Gumas Stevenson menyatakan akan segera mengupayakan pergantian surat suara dalam dua kotak itu. “Diupayakan besok (hari ini, Red) surat suara pengganti dikirim KPU Kalteng,” katanya. (EP/B-1)


