BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika merupakan ancaman serius, karena akan melumpuhkan energi positif bangsa, dan mengancam masa depan bangsa. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat (Kobar), berupaya serius mengatasi hal tersebut.
Disampaikan oleh Kepada BNNK Kobar AKBP Miga Nugroho, bahwa pihaknya berupaya mewujudkan Kabupaten Kotawaringin Barat bersih dari narkoba, dengan menutup semua celah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kobar.
"Kami berupaya semaksimal mungkin dalam menutup celah - celah peredaran narkoba di Kobar, tentunya dengan bersinergi dengan aparat hukum lainnya," ujarnya, saat jumpa pers, Rabu, 14 September 2022.
Lanjutnya, bahwa penanggulangan narkoba harus dilakukan bersama - sama oleh seluruh lini bangsa, sesuai bidangnya masing - masing. Demi menyelamatkan anak bangsa dari bahaya ancaman narkoba.
Kemudian, perlu diketahui bahwa dalam pemberantasan narkoba, upaya BNN tidak serta merta pada penindakan. Tetapi juga upaya pencegahan dengan P2M yaitu program pemberdayaan masyarakat, dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), ini juga dimaksimalkan.
--page
"Pola pencegahan yang merupakan Program dari BNN secara Continue kita lakukan. Sehingga, upaya kita yaitu Preventif dan juga Preemtif dilakukan," tuturnya.
Untuk itu, pihaknya juga mengharapkan kepekaan masyarakat untuk bersama - sama memberantas peredaran gelap narkotika. Sehingga, upaya pemberantasan narkoba di Kobar dapat maksimal.
"Jadi kita ada semboyan 'War On Drugs, Speed Up Never Let Up'. Untuk itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Kobar untuk terus bersatu padu dalam menggelorakan perang terhadap narkoba," pungkasnya. (DANANG/B-5)









