PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Jembatan Merdeka yang merupakan akses utama yang sangat penting masyarakat di Kabupaten Murung Raya (Mura) hingga saat ini menjadi satu-satunya akses bagi masyarakat khususnya warga Kota Puruk Cahu dan sekitarnya untuk menyeberangi Sungai Barito yang cukup lebar.

Dengan pentingnya keberadaan dan fungsi dari Jembatan Merdeka yang di resmikan pada tahun 2008 silam ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat secara rutin sejak tahun anggaran 2014 hingga kini terus menganggarkan dana APBD nya untuk melakukan pemeliharaan secara berkala.

“Ya sejak tahun 2014, 2015, 2017 dan tahun 2022 ini kembali kita anggarkan untuk kegiatan pemeliharaan Jembatan Merdeka yang merupakan kebanggan seluruh masyarakat Murung Raya,” kata Kepala DPUPR Paulus K Manginte ST MT saat di bincangi di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya tahun anggaran 2022 ini selain kegiatan pemeliharaan kondisi dari bentang jembatan, pihaknya juga melakukan kegiatan pemeliharaan lainnya. “Beberapa waktu lalu juga kita laksanakan kegiatan pemeliharaan seperti pengecatan, pemasangan lampu penerangan yang bertujuan agar kondisi jembatan tetap dalam kondisi baik dan menambah keamanan serta keindahan dari tampilan jembatan kita ini,” ungkap Paulus lagi.

Mantan Sekretaris Bappelitbangda Mura ini juga berencana untuk kembali melakukan pemeliharaan atas kondisi aspal jalan Jembatan Merdeka yang kini semakin banyak yang terkelupas.

--page

“Aspal jalan di atas jembatan ini perlu di lakukan peningkatan untuk memberikan kenyamanan saat di lewati pengguna jalan. Tahun anggaran 2023 akan kita usulkan,” tandasnya. (Trs)