BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara melaksanakan kegiatan workshop layanan tes dan pengobatan HIV-AIDS bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Barito Utara, Rabu 14 September 2022 di aula pertemuan Hotel J&B Muara Teweh.
Kegiatan workshop layanan tes dan pengobatan HIV-AIDS bagi tenaga kesehatan ini dibuka Kepala Dinas Barito Utara H Siswandoyo dan dihadiri perawat, dokter, bidan dan tenaga kesehatan lainnya.
“Perkembangan epodemi HIV AIDS menjadi masalah global dan merupakan salah satu masalah bagi masyarakat di Indonesia. Dengan meningkatnya pengidap HIV AIDS yang memerlukan terapi ARV (antiretroviral) maka strategi penanggulangannya dilaksanakan dengan memadukan upaya pencegahan dengan upaya perawatan, dukungan serta pengobatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, H Siswandoyo.
Menurut Siswandoyo dengan penggunaan obat ARV kombinasi pada tahun 1996 mendorong revolusi dalam pengobatan orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) seluruh dunia.
“Meskipun belum mampu menyembuhkan HIV secara menyeluruh dan menambah tantangan dalam hal efek samping serta resistensi kronis terhadap obat,” kata dia.
--page
Lebih lanjut Siswandoyo, secara dramatis terapi ARV menurunkan angka kematian dan kesehatan, meningkatkan kualitas hidup ODHA, dan meningkatkan harapan masyarakat.
“Sehingga pada saat ini HIV dan AIDS telah terima sebagai penyakit yang dapat di kendalikan dan tidak lagi dianggap sebagai penyakit yang menakutkan,” cetusnya. (RAMADHANI/B-5)









