KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah warga Kabupaten Katingan memanfaatkan kondisi debit air sungai meluap untuk mengais rezeki dengan mencari ikan. 

Seperti di tepi Jalan Trans Kalimantan arah Kasongan - Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir. Dari pantauan,  Rabu,  14 September 2022, puluhan warga berbondong-bondong memasang alat perangkap ikan di anak Sungai Katingan di sepanjang jalur tersebut. 

Aktivitas warga Kasongan dan sekitarnya mencari ikan di wilayah ini sudah berlangsung sekitar dua pekan terakhir seiring bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten berjuluk Bumi Penyang Hinje Simpei ini akibat luapan Sungai Katingan dan Sungai Samba. 

Seperti di Km 1,5 Kasongan arah Kereng Pangi. Aktivitas mencari ikan ini selalu ramai sejak pagi hingga sore hari. Tak hanya itu, warga yang mendapatkan ikan juga menjual langsung kepada maayarakat di tempat tersebut. 

Sehingga tidak heran jika tidak jarang setiap harinya mobil maupun kendaraan roda dua parkir tepi jalan untuk membeli ikan.

--page

Selain menggunakan jaring, warga juga menggunakan jala, pasat maupun rengge serta tampirai untuk menangkap ikan tersebut. 

Kebanyakan ikan yang diburu adalah jenis ikan salung yang ukurannya kecil. Pasalnya, ikan jenis ini rasanya enak dan gurih, sehingga tidak heran banyak yang memburunya. 

Ikan saluang di tempat ini dijual rata-rata Rp 40 ribu per kilogramnya terutama yang sudah dibersihkan.  Sementara ikan jenis lain lebih murah seperti ikan banta Rp 25 ribu per kilogramnya. 

"Saya sudah lebih seminggu mencari ikan di sini,  selain untuk keperluan makan sendiri, ikan yang kami dapat juga dijual," kata Ado, seorang warga Kasongan yang mencari ikan di tempat tersebut. 

Menurutnya, dampak banjir menyebabkan banyak ikan di mana-mana,  terutama di anak sungai dan pekarangan warga yang terendam. 

"Awalnya sekadar hiburan dan keperluan sendiri, tapi karena dapatnya cukup banyak akhirnya hasilnya juga kita jual, " tuturnya. (ABDUL GOFUR/B-7)