BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP-PKK) Kota Palangka Raya mengikuti kegiatan pembekalan ECQ/Motivasi dan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Provinsi Kalteng Tahun 2022. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan rapat koordinasi program prioritas TP-PKK Provinsi Kalteng.
Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin mengatakan dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Provinsi Kalteng Yulistra Ivo Sugianto Sabran, memberikan sejumlah materi mengenai garis besar program prioritas TP-PKK seluruh Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan dan Desa di Kalteng.
"Program prioritas ini sebagai bekal bagi kami di seluruh wilayah Kalteng, agar dapat diimplementasikan di setiap wilayah sesuai dengan kondisi daerahnya masing-masing," kata Avina.
Adapun empat program prioritas yang akan turut menjadi isu utama saat ini, lanjutnya, adalah mengenai penanganan pandemi Covid-19, penurunan angka stunting, penguatan ekonomi masyarakat dan pengendalian inflasi serta pengelolaan PAUD Holistik Integratif.
TP-PKK sebagai salah satu mitra pemerintah daerah dengan sistem kelembagaan yang paling kompleks dan lengkap karena mampu mendampingi hingga lingkup terkecil di masyarakat, yakni keluarga banyak berperan mendukung langkah pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.
"TP-PKK membantu mensosialisasikan langkah penanganan sebaran Covid-19 hingga vaksinasi, mendukung program nasional mengentaskan kasus stunting demi menciptakan SDM yang unggul dan sehat, membantu penguatan ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak," jelasnya.
Menurutnya kegiatan tersebut sangatlah penting bagaimana pihaknya akan mensinergikan kebijakan perencanaan program gerakan TP-PKK ke depan dengan mengoptimalkan seluruh program PKK dari tingkat kelurahan, kecamatan bersama Satuan Organisasi Perangkat Daeran (SOPD).
--page
“TP-PKK berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah dengan membangun masyarakat yang sejahtera, karena membangun masyarakat yang sejahtera ini diawali dari keluarga, baik itu sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sosial," pungkasnya. (HENDRI/B-11)









