PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah titik mulai terendam banjir akibat luapan Air Sungai Kahayan, bahkan dibeberapa lokasi Pahandut sebrang sudah mencapai rumah warga.

Meskipun begitu warga masih enggan pindah ataupun mengungsi dengan berbagai alasan. Salah satunya karena harta benda yang masih ada dirumah dan tidak adanya kerabat atau saudara.

"Tetap aja dulu tinggal, karena air juga masih belum begitu tinggi. Selain itu juga masih banyak barang-barang yang ada di dalam rumah," ucap Kai salah seorang warga Pahandut Sebrang, Kamis, 15 September 2022.

Bahkan untuk melakukan aktivitas dirinya telah menyediakan satu cas (kelotok kecil) yang biasa dipergunakan untuk melakukan aktifitas dan mendapatkan bahan makanan.

"Untuk belanja kita pakai cas ini aja, kalau barang-barang sudah kita amankan di atas, pakai papan," ucapnya.

--page

Sama halnya dengan Udi, yang juga rumahnya sudah terendam masih belum ada rencana untuk mengungsi, karena rumahnya masih bisa ditempati.

"Kendala kita cuma saat mengantar anak sekolah, karena sebagian jalan sudah terendam jadi harus lewat air untuk mengantar anak sekolah ke darat," terangnya.

Para warga juga berharap debit air segera surut dan bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. (AGUS/B-5)