BORNEONEWS, Palangka Raya - Damang Jekan Raya, Kardinal Tarung berharap pemugaran Bundaran Besar Kota Palangka Raya nantinya dapat menunjukan keterwakilan adat Kalteng.
“Apa yang dipasang di sana diharapkan bisa mewakili simbol adat kita,” sebut Kardinal Tarung beberapa waktu lalu.
Selain itu, ia berharap secara agama bisa menggambarkan bahwa bumi Kalimantan Tengah sangat toleran antar pemeluk agama.
Kardinal juga ingin bundaran besar nantinya bisa menjadi tonggak sejarah yang menunjukan kepada masyarakat jika didirikan bukan sebagai hadiah. Kalteng berdiri dengan perjuangan dan darah seperti adanya gerakan Mandau Talawang Pancasila.
“Saya harap itu bisa digambarkan di wajah baru Bundaran Besar itu nantinya,” katanya.
--page
Kardinal pun mengingatkan agar selain melaksanakan pembangunan Bundaran Besar, pemerintah tetap memperhatikan program pembangunan lain yang menjadi prioritas.
Sehingga pembangunan bundaran tersebut tidak menghambat jalannya program pembangunan lainnya yang justru dapat merugikan masyarakat Bumi Tambun Bungai. (HERMAWAN DP/B-5)









